Laporan Caught Offside menyebut Arsenal optimistis bisa mengajukan tawaran baru yang sesuai dengan ekspektasi Newcastle. Keyakinan itu muncul seiring kebutuhan mendesak The Gunners untuk memperkuat sektor gelandang.
Bruno Guimaraes yang baru tersingkir dari Piala Dunia 2026 bersama Timnas Brasil masuk daftar prioritas utama Mikel Arteta. Arsenal memandang dia sebagai kepingan vital demi menjaga stabilitas permainan dan meningkatkan daya saing di level tertinggi.
Newcastle sebelumnya menolak tawaran Rp1,32 triliun, sehingga publik kini menanti sejauh mana Arsenal berani melangkah. Angka baru diyakini akan jauh lebih besar.
Sebagai perbandingan, Tottenham disebut siap membayar sekitar 100 juta pounds atau setara Rp2,4 triliun untuk mendatangkan Tonali. Jika Newcastle mematok standar serupa, Arsenal praktis harus hampir menggandakan tawaran awal mereka.
Faktor usia ikut menjadi pertimbangan. Bruno Guimaraes akan berusia 29 tahun akhir tahun ini, kondisi yang membuat Arsenal wajib berhitung matang agar investasi tetap masuk akal.
Nilai jual kembali sang gelandang diprediksi tidak akan tinggi. Arsenal perlu keyakinan penuh terhadap dampak instan yang bisa diberikan Bruno Guimaraes di lapangan.
Situasi ini membuat negosiasi berjalan alot. Newcastle hampir pasti tidak akan melunak dengan banderol rendah, sementara Arsenal dihadapkan pada dilema antara kebutuhan skuad dan risiko finansial. Beberapa pekan ke depan akan menjadi penentu arah transfer panas ini.