LONDON, iNews.id - Mikel Arteta mengakui Arsenal sampai harus berdoa menghadapi tekanan Brentford saat bermain imbang 1-1 pada laga Liga Inggris di Gtech Community Stadium, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat persaingan gelar semakin panas dan posisi The Gunners belum sepenuhnya aman.
Arsenal sebenarnya sempat berada dalam kendali permainan setelah mencetak gol pembuka. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Brentford terus menekan dengan pendekatan langsung dan agresif, terutama melalui situasi bola mati.
Arteta tidak menutupi kesulitan timnya menghadapi pola permainan tuan rumah. Dia menilai keunggulan satu gol belum cukup untuk meredam ancaman Brentford yang memaksimalkan setiap peluang dari lemparan ke dalam dan duel udara.
“Kami mencetak gol dan permainan berada dalam kendali penuh,” kata Arteta dikutip dari Standard.
“Tetapi melawan mereka, itu tidak cukup karena mereka hanya butuh seseorang melakukan pelanggaran yang tidak perlu, bola ke sisi lapangan, mereka mendorong Anda, sapuan tidak bagus, bola sebelum lemparan ke dalam dan kemudian Anda harus berdoa karena mereka luar biasa dalam apa yang mereka lakukan," ujarnya.
“Chaos yang terjadi di sekitar bola itu sangat, sangat sulit untuk dipertahankan. Kami sudah mengatakan, jika ingin menang di sini, Anda harus mempertahankan kotak penalti dengan hidup Anda dan Anda harus menyapu bola karena ada banyak orang di sana dan jika Anda tidak melakukannya, sangat sulit untuk memenangkan pertandingan," tuturnya.