MALANG, iNews.id – Arema FC memastikan mempertahankan tujuh pemain kunci lokal sebagai bagian dari strategi membangun fondasi tim untuk menghadapi Super League 2026-2027.
Langkah ini menunjukkan klub berjuluk Singo Edan itu tidak hanya fokus pada perekrutan pemain baru, tetapi juga menjaga stabilitas skuad yang sudah terbentuk pada musim sebelumnya. Manajemen menilai keseimbangan antara pemain lama dan tambahan baru menjadi kunci penting untuk menjaga performa tim.
Ketujuh pemain yang dipastikan bertahan adalah Johan Ahmat Farizi, Dendi Santoso, Jayus Hariono, Bayu Setiawan, Dwiki Mardiyanto, Dimas Aryaguna, dan Achmad Maulana Syarif.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan keputusan mempertahankan pemain-pemain tersebut didasarkan pada kontribusi mereka yang masih sangat penting bagi tim.
“Kami ingin mempertahankan kerangka tim yang sudah ada. Mereka memiliki peran masing-masing dan menjadi bagian penting dalam perjalanan Arema FC musim lalu. Selain kualitas di lapangan, mereka juga memahami kultur klub dan menjadi contoh bagi pemain-pemain muda,” ujar Yusrinal Fitriandi, dikutip dari situs resmi I.League.