Pulisic tampil konsisten bersama Milan sejak hijrah dari Chelsea. Di Serie A, dia berubah menjadi salah satu motor serangan paling stabil, kontras dengan periode naik-turun yang menutup kiprahnya di Inggris.
Performa tersebut membuat reputasi Pulisic kembali terangkat. Fowler melihat kematangan permainan yang sebelumnya belum sepenuhnya muncul di Premier League. Menurut dia, pengalaman masa lalu justru bisa menjadi modal besar jika Pulisic kembali ke Inggris.
Liverpool sendiri sedang menimbang berbagai opsi penyerang. Klub ingin memastikan transisi berjalan mulus usai ditinggalkan Salah. Nama Pulisic dinilai relevan karena dia tidak membutuhkan waktu adaptasi panjang dengan intensitas liga.
Saat wacana ini bergulir, Pulisic masih menjadi sorotan di Amerika Serikat. Dia memimpin negaranya di ajang Piala Dunia 2026, membuat posisinya kian strategis di pasar transfer global.
Apakah Liverpool akan mengikuti pandangan Fowler belum terjawab. Namun, satu hal jelas, nama Christian Pulisic kini resmi masuk diskusi serius sebagai kandidat pewaris peran Mohamed Salah di Anfield.