Pada menit ke-70, Milan kembali berada di atas angin setelah pemain Red Star Marko Gobeljic menerima kartu kuning kedua. I Rossoneri pun mampu mendominasi penguasan bola, tetapi tetap kesulitan menembus pertahanan Red Star.
Sementara itu, setiap serangan balik Red Star kerap membahayakan gawang I Rossoneri. Beruntung Milan punya kiper Gianluigi Donnarumma yang mampu beberapa kali menyelamatkan gawangnya.
Skor 1-1 ini memang tetap memuluskan Milan ke 16 besar. I Rossoneri unggul gol tandang karena imbang 2-2 saat Red Star menjadi tuan rumah.
Stefano Pioli bersyukur timnya bisa lolos ke fase selanjutnya. Namun, dia murka karena pasukannya bermain sangat buruk. Sang bos mengkritik penampilan asuhannya. Menurutnya, AC Milan tidak mampu mengontrol pertandingan dengan baik.
“Tim mungkin masih muda, tetapi memiliki mentalitas yang matang. Jelas, kami tidak dalam periode terbaik kami. Banyaknya kemenangan memberi kami energi dan kepercayaan diri, jadi elemen-elemen itu sedikit berkurang sekarang,” kata Stefano Pioli kepada Sky Sport Italia, Jumat (26/2/2021).
“Sayang sekali kami tidak mengontrol situasi dengan lebih baik, dengan sedikit lebih presisi dalam operan dan pilihan kami, tetapi paling penting adalah lolos dari tim yang menyebabkan masalah bagi kami pada kedua leg,” tuturnya.
“Di leg pertama, kami berhenti mencari gol ketiga dan berpuas diri. Kami tidak melakukannya kali ini, kami memiliki peluang dengan (Ante) Rebic dan (Zlatan) Ibrahimovic. Pada level ini, ini tentang detail dan margin terkecil dapat membuat perbedaan besar,” ucap juru taktik asal Italia itu.