Pergantian nama dilakukan untuk memperluas basis suporter. Sayangnya prestasi RANS Nusantara FC terus-terusan melempem dan terbaru mereka terdegradasi ke Liga 3.
2. Borneo FC
Borneo FC lahir ketika pengusaha Nabil Husein membeli klub Perseba Super Bangkalan dan mengubahnya menjadi Pusamania Borneo FC pada tahun 2014.
Pusamania Borneo FC lahir karena ketidakpuasan terhadap prestasi tim Putra Samarinda dan hilangnya kepercayaan terhadap manajemen klub.
Putra Samarinda akhirnya kalah pamor dari Pusamania Borneo FC. Pusamania Borneo FC lalu melenggang sendirian sebagai wakil Samarinda di Liga Indonesia.
Setelah berhasil juara di Divisi Utama pada 2014, klub ini lalu promosi ke Liga Super Indonesia (ISL) pada tahun 2015. Pada tahun 2017, Pusamania Borneo FC menghilangkan nama depannya dan jadilah klub tersebut bernama Borneo FC hingga saat ini.