Pada gim kedua, kedudukan 1-1 langsung menghiasi papan skor. Bahkan Kodai unggul kemudian 3-1 usai backhand cermatnya tak dibalas oleh Axelsen.
Kodai menggapai empat poin beruntun setelahnya. Namun, Axelsen memutus rentetan poin sang lawan lewat smash keras jarak dekat. Kodai 4, Axelsen 3.
Duel menjadi makin seru. Axelsen sempat membalikkan keadaan, tapi setelahnya Kodai melepaskan smash tajam yang berbuah poin. Skor imbang 6 sama.
Axelsen tampak kehilangan konsentrasi melawan Kodai yang bermain tenang. Pukulannya kerap jauh dari sasaran sehingga Kodai mampu memanen poin cuma-cuma. Kodai bahkan unggul 11-6 pada interval gim kedua.
Selepas jeda, Kodai masih tampil konsisten melancarkan serangan. Dia berhasil mencuri poin usai Axelsen salah menempatkan shuttlecock. Kodai unggul 12-8.