Selain faktor kebugaran, pemilihan Fajar juga dipengaruhi karakter permainannya. Dia dinilai cocok dengan kondisi lapangan yang memiliki laju shuttlecock cepat.
"Selain itu, dari segi pengalaman dan jam terbang, kami meyakini bahwa Fajar mampu membantu Joaquin untuk tampil secara optimal. Terutama apabila pertandingan menjadi penentu kemenangan," katanya.
Pengalaman Fajar menjadi nilai tambah penting dalam duet ini. Dia diharapkan mampu mengimbangi permainan sekaligus membimbing Joaquin dalam situasi pertandingan krusial.
Tim pelatih juga sudah terbiasa melakukan rotasi pasangan. Variasi kombinasi pemain sering diuji dalam latihan sehingga adaptasi dinilai tidak menjadi kendala besar.
"Pergantian pasangan seperti ini bukan merupakan hal yang baru bagi kami. Dalam sesi latihan sehari-hari, kami telah cukup sering melakukan berbagai variasi kombinasi pasangan, sehingga proses adaptasi bukan menjadi hal yang kami khawatirkan," tambahnya.