Susy Susanti: Dengan Perjuangannya, Hendra/Ahsan Pantas Jadi Panutan

Abdul Haris
Ganda putra senior Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan merayakan kemenangan mereka atas pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada final All England 2019 di Arena Birmingham, Inggris, Minggu (10/3/2019) malam WIB. (Foto-Foto: AFP/PBSI)

BIRMINGHAM, iNews.id – Perjuangan ganda putra senior Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dalam meraih titel All England 2019 mendapat pujian khusus dari Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti.

Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu kagum dengan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan pasangan berjuluk The Daddies itu di turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu. Ini trofi kedua mereka di ajang ini setelah pernah meraihnya pada 2014.

Kali ini, Hendra/Ahsan juara setelah mengalahkan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik melalui rubber game 11-21, 21-14, dan 21-12.



Hebatnya, Hendra melewati pertarungan selama 49 menit tersebut dalam kondisi kaki kanannya yang masih mengalami nyeri karena cedera betis sejak semifinal sehari sebelumnya.

Selain Hendra/Ahsan, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti juga lolos ke semifinal nanti gagal melaju ke laga pamungkas.

Bagaimana pandangan dan evaluasi Susy tentang perjuangan putra-putri Merah Putih di ajang tersebut? Berikut petikan wawancaranya dikutip dari laman resmi PBSI.

Bagaimana komentarnya mengenai hasil yang dicapai Hendra/Ahsan?

Seperti yang saya bilang sebelumnya, tidak ada yang mustahil. Kita lihat perjuangan Hendra/Ahsan luar biasa. Kami semua terharu, saya sampai menangis. Karena (dengan Hendra cedera), peluangnya kecil. Ini jadi panutan buat adik-adik, kesempatan sekecil apapun kalau kita berusaha, pasti ada jalan.

Saya percaya, dan untuk Hendra/Ahsan, mereka betul-betul berjuang. Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk Indonesia, itu yang kita patut bangga.

Banyak hal yang membuat mereka patut dijadikan panutan. Saya katakan kepada adik-adik mereka semua, itu panutan, dari disiplinnya, attitude -nya, sikapnya, pada saat di lapangan, di latihan, benar-benar mencerminkan seorang juara.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
All Sport
16 jam lalu

BWF Resmi Rombak Total Tur Dunia 2027–2030, Pemain Hadapi Jadwal Paling Padat

All Sport
1 hari lalu

PBSI Sengaja Tak Turunkan Full Team di BATC 2026, Ini Dampaknya

All Sport
8 hari lalu

Indonesia Juara Umum di Thailand Masters 2026, PBSI Belum Puas

All Sport
10 hari lalu

Alan Budikusuma dan Susy Susanti Luncurkan ASNA Academy, Akademi Olahraga Anak Terintegrasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal