VANTAA, iNews.id – Gelaran Piala Sudirman 2021 akhirnya sampai ke partai puncak dengan mempertemukan China melawan Jepang di Energia Areena, Vantaa, Finlandia, Minggu (3/10/2021) pukul 17.00 WIB. Kedua tim akan menampilkan skuad terbaiknya di partai penentuan juara ini.
Di partai pembuka kedua negara memainkan nomor ganda putra. China tampil dengan pasangan He Ji Ting/Zhou Hao Dong.
Keduanya baru sekali ditampilkan dalam ajang ini. Saat itu He Ji Ting/Zhou Hao Dong mengalami kekalahan dari pasangan Denmark di babak perempat final.
Ganda putra China itu akan menghadapi Takuro Hoki/Yugo Kobayashi yang menyandang predikat pasangan nomor satu Jepang. Keduanya sempat dijajal saat melawan Malaysia baik di fase grup maupun babak semi final. Di laga tersebut, pasangan ini sempat kalah dan menang.
Kemudian di partai kedua ada pertandingan tunggal putri. China menempatkan Chen Yu Fei. Dia bermain empat dari lima laga China di Piala Sudirman 2021. Semua laga itu mampu disapu bersih dengan kemenangan.
Sementara di kubu Jepang ada nama Akane Yamaguchi. Sama dengan Chen Yu Fei, dia meraih semua kemenangan selama berlaga di Piala Sudirman 2021 ini. Bahkan semua kemenangan itu didapat dari dua gim langsung.
Pertandingan ketiga ada nomor tunggal putra di mana China menurunkan Shi Yuqi. Sejauh ini peraih emas Asian Games 2018 itu merupakan wakil terbaik China di nomor ini. Namun statistiknya menyebut Shi Yuqi sempat dua kali mengalami kekalahan yakni saat lawan Kunlavut Vitidsarn (Thailand) di fase grup dan Viktor Axelsen (Denmark) di perempat final.
Shi Yuqi akan melawan Kento Momota. Pebulu tangkis nomor satu Jepang dan dunia ini pun kalah di partai sebelumnya melawan Lee Zii Jia dari Malaysia di semifinal. Namun sebelumnya dia belum pernah menderita kekalahan.
Lanjut ke partai keempat yakni nomor ganda putri. China menurunkan pasangan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. Meski baru tiga kali tampil, tapi pasangan ini mampu menyapu bersih dengan kemenangan.
Sementara di kubu Jepang ada pasangan Mayu Matsumoto/Misaki Matsumoto. Pasangan ini sebenarnya tidak menjadi andalan di fase grup. Namun ketika diuji coba dalam babak penyisihan, mereka selalu menjadi penentu kemenangan.