“Saya lihat dia melebar dan saya berusaha menyusulnya karena kesempatan terbuka. Tapi jalurnya ditutup dan terjadilah tabrakan itu,” katanya.
Meski gagal finis di Race 2, penampilan Sean tetap meninggalkan kesan kuat. Antusiasme penonton dan perhatian media menjadi bukti daya tariknya di Mandalika.
Banyak pihak kini menantikan kehadirannya kembali. Namun jadwal padat di FIA WEC dan GT World Challenge Europe menjadi tantangan tersendiri.
Dalam satu musim, dia harus menjalani setidaknya 13 balapan endurance, belum termasuk sesi tes. Hal itu membuat peluang tampil lagi di Mandalika bergantung pada jadwal yang tersedia.
Balapan berikutnya adalah FIA WEC putaran kedua, 6 Hours of Spa-Francorchamps di Belgia pada 9 Mei 2026. Sean akan kembali fokus menghadapi tantangan tersebut.