Di sisi lain, persiapan teknis belum sepenuhnya bisa dimatangkan karena daftar cabang olahraga dan nomor pertandingan masih dalam pembahasan antarnegara peserta. Proses negosiasi tersebut menjadi faktor penting dalam menentukan strategi pembinaan dan pemusatan latihan.
"Detail mengenai nomor-nomor apa yang akan dipertandingkan, memang masih ada negosiasi. Kemarin sebenarnya sudah ada pembicaraan di Thailand waktu itu. Persiapannya tinggal 1,5 tahun lagi. Jadi kalau kita hanya mulai dari sekarang, saya rasa ini perlu dipercepat dengan para pimpinan cabor," ucap dia.
Meski waktu tersisa sekitar 1,5 tahun, Kemenpora menilai percepatan koordinasi dengan pimpinan cabang olahraga harus segera dilakukan. Langkah ini penting agar atlet tidak kehilangan momentum persiapan menuju 2027.
Sementara itu, Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo memastikan dukungan penuh dari KBRI Kuala Lumpur. Dia menyatakan kesiapan berkoordinasi dengan Kemenpora dan KOI demi kelancaran seluruh agenda kontingen Indonesia selama berada di Malaysia.
“Kami dari KBRI Kuala Lumpur intinya siap untuk menyukseskan dan mendukung semua langkah dan semua persiapan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga serta NOC untuk seluruh daerah yang akan menjadi penyelenggara SEA Games ini nanti di Malaysia,” ucapnya.