JAKARTA, iNews.id - SEA Games 2027 langsung membuat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bergerak cepat menyiapkan kontingen Indonesia meski daftar cabang olahraga masih dalam tahap negosiasi. Ajang multievent Asia Tenggara itu akan digelar di Malaysia, 18-29 September 2027.
Malaysia menyiapkan empat wilayah sebagai lokasi pertandingan, yakni Kuala Lumpur, Sarawak, Penang, dan Johor. Format multiwilayah ini memicu perhatian serius pemerintah karena berdampak pada perencanaan logistik, mobilitas atlet, hingga dukungan teknis selama kejuaraan berlangsung.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menggelar pertemuan strategis di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (20/2/2026). Pertemuan itu dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo, serta Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari.
“Pada SEA Games nanti ada empat wilayah yang menjadi lokasinya. Sehingga mungkin nanti beberapa hal perlu dipersiapkan. Seperti dari segi logistik dan mobilitas para atlet, dan persiapan lainnya, juga yang perlu dukungan dari KBRI yang lebih tahu kondisi di sana,” kata Erick Thohir di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Selain urusan teknis, Erick juga menyoroti peta persaingan di SEA Games 2027. Malaysia sebagai tuan rumah dinilai memiliki ambisi besar untuk merebut status juara umum. Situasi ini membuat Indonesia harus realistis dalam membidik posisi klasemen akhir.
Menurut Erick, Indonesia akan bersaing ketat dengan Thailand dan Vietnam untuk posisi kedua dan ketiga.
“Artinya kita harus kembali mulai mempersiapkan dengan benar. Berarti persaingan kita nanti dengan Thailand dan Vietnam, yang tentu ingin menempati nomor dua dan tiga. Nah, kita tentu berkompetisi yang sama di posisi itu,” jelasnya.