Seiring dengan bertambahnya jumlah round, total hadiah di Scooter Prix 2025 juga meningkat signifikan. Lebih dari Rp1 miliar diperebutkan, lebih dari dua kali lipat dibandingkan musim sebelumnya. Tak hanya hadiah per seri, Scooter Prix 2025 juga akan memberikan apresiasi khusus bagi Juara Umum di tiap kategori pada round pamungkas.
Untuk memastikan persaingan tetap ketat hingga akhir musim, sistem penghitungan poin dan klasemen akan diberlakukan di seluruh kelas. Hal ini diharapkan mampu memacu para pembalap untuk tampil konsisten dan memberikan performa terbaik sepanjang musim.
Co-founder sekaligus Project Director Scooter Prix, Priambodo Soesetyo, menyampaikan bahwa di musim ini kompetisi akan berjalan lebih rapi dan terstruktur. Pengkategorian kelas dan sistem poin di semua kelas dirancang untuk mendorong perkembangan pembalap dari level hobi hingga profesional.
“Kami susun sistem berjenjang, mulai dari non-pembalap, rookie, advance, hingga expert. Dengan sistem ini, setiap pembalap punya jalur perkembangan yang jelas dan persaingan yang sehat. Ditambah hadiah juara umum di akhir musim, motivasi pembalap untuk tampil konsisten pasti akan semakin tinggi,” ujar Priam saat jumpa pers bersama media pada Senin (21/4).
Menjelang musim balap dimulai, bursa transfer tim dan pembalap juga semakin dinamis. Salah satunya, M. Nurgianto, juara umum Kelas Utama 4T 220cc Open musim lalu, pindah tim dari RAW Racing ke Sejahtera Abadi Race Team untuk musim 2025.