Keunggulan itu terus berlanjut hingga set kedua dan ketiga. Jakarta Garuda Jaya kesulitan mengimbangi ritme permainan lawan.
Pemain Samator, Tedi Oka Syahputra, mengakui timnya bermain cukup solid. Dia berharap performa tersebut bisa dipertahankan.
“Semoga pada pertandingan kedua kita bermain seperti pertandingan pertama,” tuturnya.
Di kubu lawan, pelatih Jakarta Garuda Jaya, Nur Widayanto, menyoroti banyaknya kesalahan yang dilakukan timnya. Hal tersebut menjadi faktor utama kekalahan.
Dia menyebut kesalahan servis menjadi salah satu masalah yang paling terlihat dalam pertandingan tersebut.