Revolusi Liga Futsal Indonesia: Promosi-Degradasi Dihapus, Klub Wajib Profesional

Abdul Haris
FFI resmi mengubah wajah kompetisi futsal nasional dengan menerapkan sistem liga tertutup berbasis lisensi mulai musim 2025-2026. (Foto: FFI)

FFI juga telah menyusun roadmap ekspansi untuk kedua liga. PFL ditargetkan tumbuh menjadi 16 klub pada 2026/2027, sedangkan WPFL akan dikembangkan menjadi 12 klub pada 2027 dan 14 klub pada musim berikutnya. Proses ini bertujuan menjaga kualitas kompetisi sekaligus membuka ruang pertumbuhan industri.

Lisensi Partisipasi akan menjadi kunci utama akses klub ke berbagai hak istimewa, termasuk distribusi pendapatan terpusat, hak kekayaan intelektual, serta akses terhadap peluang komersial dan promosi. Namun, lisensi ini juga disertai kewajiban ketat, seperti pelaporan keuangan yang diaudit, kepatuhan penuh terhadap regulasi FFI, dan menjaga reputasi klub serta federasi.

Transformasi ini tak sekadar perubahan format kompetisi, melainkan revolusi menyeluruh terhadap tata kelola olahraga futsal. Dengan sistem liga tertutup, klub memiliki kepastian jangka panjang, yang memungkinkan penguatan manajemen, pembinaan usia muda, pembangunan infrastruktur, serta strategi bisnis yang terukur.

“Transformasi ini akan meningkatkan nilai kompetisi dan membuka peluang yang lebih luas bagi perkembangan industri futsal nasional,” sambung Perbager.

PFL dan WPFL telah menjadi tulang punggung pembinaan pemain tim nasional sejak masing-masing diselenggarakan pada 2006 dan 2012. Melalui reformasi ini, FFI berharap dapat mencetak lebih banyak talenta unggulan dan menjadikan futsal sebagai olahraga profesional yang relevan secara industri.

FFI juga menegaskan bahwa sistem baru ini tetap mengedepankan semangat kompetisi yang sehat. Hanya saja, kompetisi tersebut kini diletakkan di atas fondasi tata kelola modern, dengan fokus pada keberlanjutan jangka panjang, bukan sekadar hasil jangka pendek.

Dengan penerapan sistem ini, futsal Indonesia bergerak menuju era baru: lebih profesional, bernilai secara ekonomi, dan mampu bersaing dalam lanskap olahraga modern global.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Comeback Gila Bintang Timur Surabaya! Taklukkan Cosmo JNE dan Sabet Gelar PFL Kelima Beruntun

57 tahun lalu

Hasil Game 1 Grand Final PFL 2026: Bintang Timur Surabaya Hajar Cosmo JNE

57 tahun lalu

Okezone National Championship Resmi Digelar, Ajang Futsal SMA Siap Lahirkan Bintang Baru Indonesia

57 tahun lalu

Bintang Timur Surabaya Mengamuk! Asahan Allstar Samarinda Digilas 5-2

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal