Langkah impresif berlanjut di babak gugur. Indonesia menyingkirkan Vietnam 3-2 pada perempat final sebelum menciptakan momen besar di semifinal dengan mengalahkan Jepang 5-3 lewat perpanjangan waktu.
Kemenangan atas Jepang memberi dampak poin signifikan dalam sistem ranking FIFA. Jepang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama Asia, sehingga kemenangan atas tim tersebut bernilai tinggi dalam perhitungan.
Di partai final, Indonesia bermain imbang 5-5 melawan Iran sebelum kalah lewat adu penalti 4-5. Dalam sistem FIFA, hasil adu penalti dihitung sebagai seri. Artinya, sepanjang turnamen Indonesia tidak pernah kalah dalam waktu normal maupun perpanjangan waktu.
Catatan tersebut membuat Indonesia mengoleksi 14 poin dari enam laga tanpa kekalahan di waktu normal. Konsistensi ini menjadi fondasi utama proyeksi lonjakan ranking dunia.
Dengan proyeksi peringkat ke-15 dunia, Indonesia melampaui Uzbekistan yang diprediksi berada di posisi 22 dan Vietnam di posisi 20. Pada Desember 2025, kedua negara itu masih berada di atas Indonesia.