Rakerkab KONI Klungkung 2026 Kunci Target Porprov 2027, Siapkan TC untuk Peraih 87 Emas

Furqon Al Fauzi
Rakerkab KONI Klungkung 2026 menetapkan program TC dan tryout untuk 87 peraih emas menuju Porprov 2027 serta mengesahkan dua cabang olahraga baru. (Foto: IST)


Fokus TC dan Tryout Menuju Porprov 2027

KONI Klungkung memprioritaskan pembinaan lanjutan bagi atlet peraih 87 medali emas dan 113 medali perak pada Porprov sebelumnya yang masih memenuhi syarat usia. Langkah ini menjadi fondasi mempertahankan bahkan meningkatkan posisi di klasemen akhir Porprov 2027.

“Kami menjadwalkan program tryout dan pemusatan latihan intensif mulai Agustus 2026. Sebagai bentuk apresiasi dan perlindungan, KONI Klungkung berkomitmen memberikan dana pembinaan serta perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet dan pelatih yang terlibat,” jelas Anom.

Ketua Umum KONI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, turut hadir memberi motivasi. Dia menilai peluang Klungkung menembus posisi lebih tinggi di Porprov 2025 terbuka lebar.

“Rakerkab ini adalah momentum untuk bekerja secara terukur dengan pola pembinaan sistematis. Saya berharap Klungkung tidak hanya mempertahankan prestasi yang ada, tetapi juga melahirkan atlet-atlet yang mampu berbicara di ekosistem olahraga dunia,” tegas Oka Darmawan.

Selain prestasi, Rakerkab KONI Klungkung 2026 membahas tertib administrasi melalui rencana Bimbingan Teknis pelaporan keuangan (LPJ) bagi pengurus cabang olahraga. Penguatan administrasi dinilai penting untuk menjaga transparansi organisasi.

Dari 50 cabang olahraga yang tergabung di KONI Klungkung, 46 cabor hadir aktif dalam forum tersebut. Empat cabor lainnya masih dalam proses penataan kepengurusan.

Rakerkab 2026 juga mengesahkan dua cabang olahraga baru sebagai anggota penuh, yakni Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kabupaten Klungkung dan Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PORLASI) Kabupaten Klungkung. Masuknya cabor layar dinilai strategis mengingat potensi wilayah pesisir Klungkung yang bisa menjadi sumber medali baru.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komentar Menkes soal FOMO Lari Marathon: Gak Apa-Apa, Itu Lifestyle yang Keren!

57 tahun lalu

Minum Air Terlalu Banyak saat Marathon Ternyata Berbahaya, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Demam Marathon Melanda! Dokter Ungkap Pentingnya Mineral bagi Pelari

57 tahun lalu

Orang Rajin Olahraga Lebih Kebal Penyakit? Dokter: Saat Sakit Tak Separah Orang Mager

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal