Tekanan Putri berlanjut selepas jeda. Dia membuat Yamaguchi kesulitan mengembangkan permainan hingga keunggulannya melebar menjadi 18-6.
Putri kemudian mengamankan gim pertama dengan skor telak 21-9. Momentum positif tersebut berlanjut pada awal gim kedua ketika dia unggul 7-4.
Namun, Yamaguchi perlahan memangkas jarak dan berbalik memimpin 11-10 saat interval. Persaingan semakin ketat sampai kedua pemain mencapai kedudukan 16-16.
Putri menilai perubahan pola permainan Yamaguchi pada fase tersebut menjadi salah satu penyebab momentum pertandingan berbalik. Wakil Jepang itu mulai memainkan pukulan depan yang sulit diprediksi sekaligus memperlambat tempo.
“Di poin 16-16 itu Akane membuat banyak sekali spekulasi pukulan depannya dan memperlambat tempo. Itu membuat saya beberapa kali kaget,” ujar Putri.