Dia pertama kali membela Indonesia pada tahun 2002. Selama karier di dunia tepok bulu, dia mempersembahkan beberapa gelar untuk Indonesia.
Pada gelaran SEA Games 2007, Maria menggaet dua medali emas dari nomor tunggal putri perseorangan dan nomor beregu putri. Prestasi terbaiknya adalah medali perunggu Olimpiade Beijing 2008.
Maria Kristin menceritakan pertandingan paling mengesankan sepanjang karirnya. Laga itu pada 2003 di ajang Piala Sudirman, dia mengalahkan pebulu tangkis asal Inggris yang memiliki peringkat jauh di atasnya.
Piala Uber 2006 menjadi turnamen paling mengecewakan bagi dirinya. Maria merasa tampil kurang maksimal karena cedera yang dialaminya. Maria Kristin pensiun dini pada 2012 karena cedera lutut yang berkepanjangan.