Lebih jauh, Kholidin pun bercerita soal caranya menembak busur panahan dengan menggunakan gigi. Dia mengaku untuk bisa terbiasa dengan itu, butuh perjuangan besar. Bahkan mulutnya harus sampai berdarah-darah dan tidak bisa makan.
"Dulu awal-awal sampai berdarah-darah, sampai tiga hari itu ga bisa makan karena memang enggak pernah manah pake mulut kan," ungkapnya.
"Saya coba pakai gigi depan sampai ga bisa makan. Saya pindah ke gigi samping sampe berdarah-darah. Akhirnya pindah ke belakang pakai geraham dan alhamdulillah mulai kuat," tandasnya.
Perjuangan Kholidin membuahkan hasil manis. Dia mengharumkan nama bangsa Indonesia di ASEAN Para Games 2022. Selamat Kholidin!