Kevin Cordon : Pebulu Tangkis Guatemala Tembus 8 Besar Olimpiade, Didikan Pelatih Indonesia

Quadiliba Al-Farabi
Kevin Cordon mengukir cerita manis di Olimpiade Tokyo 2020. Pebulu tangkis tunggal putra Guatemala itu di luar dugaan mampu menginjakkan kaki di perempat final. (Foto: Reuters)

Perjuangan Cordon meniti karier bulu tangkis tergolong berat. Sebab atlet berusia 34 tahun itu tak mendapat banyak dukungan dari negaranya.

“Di Guatemala, mereka bukan penggemar berat bulu tangkis. Ini semua sepak bola, sepak bola, sepak bola. Bagi kami, tidak mudah mencapai turnamen. Bahkan bermain satu turnamen di Eropa sangat mahal. Jadi bermain di Olimpiade melawan pemain top yang biasa saya tonton di video atau internet adalah sebuah kehormatan,” ucapnya.

“Negara kami miskin dan bukan pendukung besar bulu tangkis, jadi jika kami memiliki satu kesempatan untuk bersaing, itu adalah bermain dengan hati, dan itulah yang saya lakukan. Saya bermain dengan hati saya,” tuturnya.

Kegigihan Cordon kini berbuah manis. Sebelum mencuri perhatian di Olimpiade Tokyo, pebulu tangkis peringkat 59 dunia itu sempat menjuarai berbagai ajang.

Pada tahun 2004 dia memenangkan gelar tunggal putra Kejuaraan Bulu Tangkis Pan Am Junior dalam kategori U-19. Di level senior Cordon meraih medali emas Pan American Games 2011 dan 2015.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pesan Prabowo ke Ketum IPSI Penerusnya: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

57 tahun lalu

Sugiono Resmi Jadi Ketum PB IPSI Gantikan Prabowo, Targetkan Pencak Silat Tembus Olimpiade

57 tahun lalu

Prabowo Minta Maaf Belum Berhasil Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

57 tahun lalu

PBVSI Siapkan 4 Pemain Naturalisasi dari Brasil, Bagaimana Nasib Atlet Voli Indonesia?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal