Profil Biodata Legenda Bulutangkis Rudy Hartono, Pemegang Rekor Juara All England yang Belum Terpecahkan

Rilo Pambudi
Profil Rudy Hartono. (Foto: Twitter/@YonexAllEngland)

Rudy kemudian pindah ke grup bulu tangkis yang lebih besar yaitu Rajawali Group, yakni grup yang telah melahirkan banyak pemain bulu tangkis dunia. 

Pada perkembangannya, Rudy memutuskan untuk pindah ke Pusat Pelatihan Nasional pada akhir tahun 1965 untuk persiapan Piala Thomas. Tak lama setelah itu, penampilan Rudy Hartono semakin membaik.

Ia turut ambil bagian dengan memenangkan Thomas Cup untuk Indonesia pada tahun 1967. Pada usia 18 tahun, untuk pertama kalinya Rudy memenangkan titel Juara All England dengan mengalahkan Tan Aik Huang dari Malaysia dengan hasil akhir 15-12 dan 15-9. Setelah itu, namanya terus melesat dan haus gelar juara dari tahun ke tahun.

Rudy Hartono memang terkenal memiliki keterampilan yang komprehensif, taktik yang bervariasi, serta kecepatan selancar yang cepat. Ia juga menyerang di lini tengah, terutama dalam membunuh lawan secara diagonal dan garis lurus di lapangan belakang.

Nama Rudy Hartono akhirnya tercatat di Guinness Book of Record sebagai pemain tunggal putra dengan gelar juara dunia paling banyak. Berikut ini adalah sederet prestasinya di dunia bulutangkis.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tim Bulutangkis Polri Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kamboja, Dominasi Kejuaraan Polisi Asia Tenggara 2026

57 tahun lalu

Purwokerto Menggila! 480 Anak SD Ramaikan SenengMinton 2026, Awal Regenerasi Atlet Nasional

57 tahun lalu

Resmi! BWF Ubah Sistem Skor Jadi 15 x 3 Mulai 2027, Ini Dampaknya

57 tahun lalu

An Se-young Raih Penghargaan usai Bongkar Korupsi Bulu Tangkis Korea

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal