Ketua Humas PB ORADO Henry Kurnia Adhi yang dikenal dengan nama Jhon LBF menyebut sistem digital tersebut dirancang agar partisipasi masyarakat semakin luas.
“Dengan sistem pendaftaran online ini, siapa pun dari berbagai daerah di Indonesia bisa langsung bergabung menjadi atlet ORADO. Kami ingin membuka ruang bagi talenta-talenta baru agar bisa berkembang melalui kompetisi yang terstruktur,” ujar Jhon LBF.
Dia menjelaskan, atlet yang sudah terdaftar berkesempatan mengikuti berbagai kompetisi domino berjenjang. Turnamen dimulai dari Kejuaraan Kabupaten/Kota (Kejurcab), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
PB ORADO juga menargetkan partisipasi luas dari masyarakat untuk membangun domino sebagai cabang olahraga strategi yang semakin dikenal di Indonesia. Kejuaraan Nasional ORADO sendiri direncanakan berlangsung di Jakarta pada April 2026.
Calon peserta yang ingin menjadi atlet domino ORADO cukup mengikuti tiga langkah sederhana melalui situs resmi organisasi.
Langkah pertama, kunjungi situs resmi PB ORADO di www.orado.co.id. Setelah masuk ke halaman utama, calon atlet dapat langsung menuju menu pendaftaran yang tersedia.
Langkah kedua, klik tombol pendaftaran lalu isi data diri secara lengkap. Peserta diminta memasukkan identitas pribadi termasuk domisili serta kota tempat tinggal sesuai identitas resmi.
Langkah ketiga, lakukan proses verifikasi diri atau Know Your Customer (KYC). Peserta perlu mengunggah foto KTP dan melakukan foto swafoto untuk memastikan data yang didaftarkan valid serta sesuai identitas asli.
Bagi peserta yang belum berusia 17 tahun atau belum memiliki KTP, proses verifikasi dapat menggunakan Kartu Keluarga (KK) sebagai dokumen identitas.
Setelah seluruh proses selesai, peserta resmi terdaftar sebagai atlet domino ORADO dan dapat mengikuti berbagai kompetisi domino yang diselenggarakan di daerah masing-masing.