Norwegia Desak Olimpiade Ditunda hingga Krisis Korona Berakhir

Abdul Haris
Seorang wanita menggunakan masker, setelah mewabahnya virus korona, berjalan melewati spanduk menyambut Olimpade Tokyo 2020 di depan gedung Pemerintah Kota Tokyo di Tokyo, Jepang, Jumat (6/3/2020). (FOTO: ANTARA/REUTERS/ATHIT PERAWONGMETHA)

“Kami ingin menekankan agar IOC membuat keputusan lebih cepat sehingga setiap orang dapat memiliki kesempatan yang adil untuk mempersiapkan diri,” ujar penasihat komunikasi NOC, Sofie Olsen.

Hingga Jumat, 258.930 kasus virus korona telah dikonfirmasi dengan 11.129 kematian di 163 negara. Kondisi ini membuat Olimpiade semakin diragukan bisa digelar tepat waktu. Pasalnya, pandemi tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.

Selain Norwegia, Federasi Renang Amerika Serikat juga meminta agar pertandingan ditunda. Hal serupa diserukan Prancis.

Namun, Presiden IOC Thomas Bach bersikeras dengan argumennya bahwa terlalu dini untuk mengeluarkan keputusan menunda Olimpiade yang akan dimulai pada 24 Juli tersebut.

“Bagi kami, penundaan masih belum perlu dilakukan. Terlalu awal untuk memulai spekulasi dan membuat keputusan,” ujar Bach, Jumat (20/3/2020).

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal