Di sisi lain, Vinales langsung terlibat dalam pengembangan proyek KTM. Dia membantu tim melewati masa sulit setelah krisis finansial yang terjadi pada musim dingin sebelum kompetisi dimulai.
Pembalap Spanyol tersebut bahkan sempat membuat kejutan pada balapan MotoGP Qatar. Dia memimpin balapan dan menyelesaikan lomba di posisi kedua sebelum akhirnya kehilangan hasil tersebut akibat penalti tekanan ban.
Meski hasil itu dianulir, performa tersebut memberi dorongan moral penting bagi KTM. Proyek tim kemudian berkembang dengan Pedro Acosta yang konsisten meraih podium pada paruh kedua musim hingga menutup kejuaraan di posisi keempat dunia.
Namun perjalanan musim Vinales tidak berjalan mulus. Cedera bahu setelah kecelakaan di Sachsenring merusak performanya dan membuat kampanyenya terganggu.