Lifter Eko Yuli Masih Galau Gara-Gara Olimpiade Tokyo, Ini Penyebabnya

Rivan Nasri Rachman
Lifter Eko Yuli Irawan masih galau gara-gara Olimpiade Tokyo 2020. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.

“Saya tidak pernah meragukan Eko Yuli. Saya yakin. Kita semua tidak memberikan beban apapun. Tapi Eko pun kini merasa terbebani karena gagal meraih medali emas. Padahal dia adalah seorang legenda karena empat kali ikut Olimpiade dan empat kali mendapatkan medali,” ujar Okto.

“Itu sudah menjadi sebuah prestasi dan sejarah dalam catatan olahraga Indonesia. Jadi, jangan sedih Eko. Anda patut bangga. Lihat saja saat ini Eko terlihat sedih,” tambahnya.

“Eko masih belum merasa puas karena belum meraih medali emas. Tapi rasa tidak puasnya itu menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi,” lanjut Okto.

Eko Yuli memang kecewa berat. Namun atlet berusia 32 tahun itu masih belum menyerah.

Untuk itu, Eko berencana untuk mengikuti Olimpiade Paris 2024. Dia sangat ingin menjawab rasa penasarannya untuk meraih medali emas.

“Mendapat medali perak itu ada rasa senang dan sedih. Senang karena masih bisa medali. Namun, sedih karena kok ya peluang medali emas gagal lagi,” imbuh Eko.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pesan Prabowo ke Ketum IPSI Penerusnya: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

57 tahun lalu

Sugiono Resmi Jadi Ketum PB IPSI Gantikan Prabowo, Targetkan Pencak Silat Tembus Olimpiade

57 tahun lalu

Prabowo Minta Maaf Belum Berhasil Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

57 tahun lalu

PBVSI Siapkan 4 Pemain Naturalisasi dari Brasil, Bagaimana Nasib Atlet Voli Indonesia?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal