“Saya tidak pernah meragukan Eko Yuli. Saya yakin. Kita semua tidak memberikan beban apapun. Tapi Eko pun kini merasa terbebani karena gagal meraih medali emas. Padahal dia adalah seorang legenda karena empat kali ikut Olimpiade dan empat kali mendapatkan medali,” ujar Okto.
“Itu sudah menjadi sebuah prestasi dan sejarah dalam catatan olahraga Indonesia. Jadi, jangan sedih Eko. Anda patut bangga. Lihat saja saat ini Eko terlihat sedih,” tambahnya.
“Eko masih belum merasa puas karena belum meraih medali emas. Tapi rasa tidak puasnya itu menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi,” lanjut Okto.
Eko Yuli memang kecewa berat. Namun atlet berusia 32 tahun itu masih belum menyerah.
Untuk itu, Eko berencana untuk mengikuti Olimpiade Paris 2024. Dia sangat ingin menjawab rasa penasarannya untuk meraih medali emas.
“Mendapat medali perak itu ada rasa senang dan sedih. Senang karena masih bisa medali. Namun, sedih karena kok ya peluang medali emas gagal lagi,” imbuh Eko.