"Di sisi lain, justru saya servis error tiga kali di poin kritis. Harga yang sangat mahal yang harus diterima. Ke depan saya harus perbaiki hal tersebut dan harus meningkatkan percaya diri di saat genting tadi," katanya.
Sementara itu, Muhammad Rian Ardianto mengatakan cukup kecewa dengan hasil itu. Namun, dia memahami dalam kompetisi tidak akan meraih kemenangan.
"Pastinya kecewa tapi namanya pertandingan, ada menang dan ada kalah, apapun hasilnya kami tetap bersyukur. Kami sudah berusaha maksimal tapi memang belum rezeki," ucapnya.