Kisah Shohibul Fikri Pecah Telur setelah 3,5 Tahun, Juara China Open 2025 Bareng Fajar Alfian

Andika Rachmansyah
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, juara China Open 2025, Minggu (27/7/2025). (Foto: PBSI)

Evaluasi, Soliditas, dan Harapan ke Depan

Meski kecewa di Jepang, Fikri menilai kekalahan itu tidak buruk dan mereka sebenarnya bisa menang. Evaluasi cepat dan motivasi bersama menjadi kunci agar mereka bisa tampil lebih fokus dan kompak di turnamen berikutnya.

“Kita evaluasi, nonton laga juga, banyak ngobrol dan saling menguatkan. Fokus berubah, semangat lagi. Jadi di China Open pun kita tunjukkan performa terbaik,” ungkap Fikri.

Kini gelar China Open 2025 membuka peluang besar bagi duo Indonesia itu. Mereka membuktikan bahwa kejutan dan konsistensi bisa terjadi meski tandem belum permanen. Bagi Fikri, kemenangan ini menjadi validasi bahwa kerja keras dan chemistry sangat menentukan hasil.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin Absen dari Australian Open 2026, Alasannya Mengejutkan!

57 tahun lalu

Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin Dicoret dari Australian Open 2026, Ada Apa?

57 tahun lalu

Jafar/Felisha Melaju, Fajar/Fikri dan Tiga Wakil Merah Putih Tersingkir dari Indonesia Open 2026

57 tahun lalu

Fajar/Fikri Akui Tampil Buruk, Pertahanan Ganda China Jadi Mimpi Buruk di Indonesia Open 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal