Kembali ke Thailand, Teodora Audi Bidik Medali ASEAN Para Games 2025 di Tanah Kenangan

Abdul Haris
Teodora Audi Ayudya Ferelly Esant membidik prestasi di ASEAN Para Games 2025. (Foto: NPC Indonesia)

Berbeda dengan Bangkok, venue panahan di Nakhon Ratchashima menghadirkan tantangan teknis baru. Teodora Audi bersama tim sudah mencoba arena pertandingan untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan yang tidak biasa.

"Biasanya kalau lomba di Bangkok. Jadi sekarang beradaptasi lagi karena (venue para panahan) tidak rumput, agak berpasir. Itu pengaruh, seperti kering dan kena debu," jelas Teodora Audi.

Di atas lapangan, Teodora Audi sudah memiliki gambaran kekuatan lawan, khususnya di sektor women compound. Meski begitu, dia menilai tantangan terbesar justru datang dari dirinya sendiri.

"Menurut saya, musuh terbesar tetap diri sendiri. Ya ada sih lawan yang tangguh, salah satunya dari Singapura. Dia bagus," ujar Teodora Audi.

Bagi Teodora Audi, target medali di Thailand memiliki makna personal yang dalam. Prestasi menjadi simbol perjuangan panjang sejak kecelakaan pada usia 17 tahun yang membuatnya mengalami kelumpuhan pada anggota gerak bagian bawah. Olahraga para panahan awalnya hanya menjadi terapi penguatan tangan yang disarankan orang tuanya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bonus ASEAN Para Games Cair, Atlet Peraih Emas Kantongi Rp1 Miliar

57 tahun lalu

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Total Hampir Rp365 Miliar

57 tahun lalu

Kemenpora Apresiasi Prestasi Fantastis Atlet Indonesia di ASEAN Para Games 2025

57 tahun lalu

SEA Games dan ASEAN Para Games 2025 Gemilang, DPR Beri Apresiasi Tinggi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal