“Tim melakukan pekerjaan luar biasa dan saya mendorong diri melewati batas untuk menutupi semua kekurangan. Pada akhirnya kami menemukan cara membuat motor bekerja dengan sangat baik,” ujarnya.
Bezzecchi juga melakukan penyesuaian dalam gaya berkendara yang menjadi titik balik performanya di lintasan.
“Saya menyesuaikan beberapa detail dalam cara berkendara dan sejak pagi saya merasa lebih baik, jadi saya berkata mungkin bisa mencoba bersaing,” ucapnya.
Bezzecchi menilai balapan di Brasil menjadi salah satu momen terbaik dalam kariernya sejauh ini.
“Ini balapan yang luar biasa, saya sangat senang,” katanya.
Balapan di Sirkuit Ayrton Senna juga berlangsung dalam kondisi ekstrem. Suhu tinggi memaksa penyelenggara memangkas jumlah lap dari 31 menjadi 23 demi keselamatan pembalap.