“Yang pasti, ketika Marc masuk ke posisi kedua, saya unggul tiga detik (atasnya), tapi kemudian saya memacu lagi hingga saya unggul 3,5 detik. Lalu saya berkata 'Oke, sudah cukup'. Saya agak takut dengan Marc karena masih ada tiga putaran, tiga detik, mungkin dia yang bisa mengejar saya,” tutur Martin dilansir dari Crash, Sabtu (19/10/2024).
“Tetapi saya mampu meningkatkannya, jadi sejak saat itu saya berusaha untuk mencapai tujuan saya (menang),” ucapnya.
Martin senang karena akhirnya bisa menyelesaikan balapan di posisi terdepan. Namun, dia tetap ketar-ketir dengan ancaman Marquez jelang balapan utama MotoGP Australia 2024 yang bakal digelar Minggu (20/10/2024) pukul 10.00 WIB.
"Saya sangat senang. Perasaan ini sama seperti musim lalu, (tetapi) dengan sedikit tambahan. Yang pasti, saat ini Marc benar-benar setara dengan saya dalam hal kecepatan, tetapi dia sedikit tidak beruntung di awal balapan (sprint),” ujar Martin.
“Kemenangan ini juga sangat sulit. Kondisinya sangat tidak konsisten, jadi setiap tikungan sangat berbeda. Jadi, Anda perlu beradaptasi dengan sangat cepat. Namun, secara keseluruhan saya sangat senang dan kami akan berusaha untuk siap menghadapi balapan besok,” katanya.