Dia mengaku sulit mengingat kembali setiap momen di musim tersebut karena rasa sakit yang begitu dalam.
“Perasaan itu terlalu menyakitkan jika saya menghidupkan kembali setiap momen, dan saya tidak bisa,” ujarnya.
Memasuki MotoGP 2026, Jorge Martín merasakan perubahan besar dalam dirinya. Dia kini kembali menikmati profesinya sebagai pembalap setelah melewati masa sulit.
Menurut dia, proses pemulihan panjang membuatnya semakin menghargai setiap momen di lintasan. Semangat untuk kembali ke performa terbaik menjadi motivasi utama.
“Semua yang telah saya lakukan untuk pulih dan kembali adalah karena MotoGP adalah arti hidup saya. Saya percaya saya dilahirkan untuk menjadi seorang pembalap, saya telah mencapainya, dan saya tidak akan menyerah ketika menghadapi rintangan,” katanya.