“Karena, Anda tahu, di antara para pembalap tidak selalu mudah. Saat itu adalah momen terburuk dalam hidup saya. Dia sangat terbuka untuk membantu saya, jadi saya sangat berterima kasih kepadanya. Berkat para dokter juga sekarang saya bisa berada di sini dan bertarung lagi,” sambungnya.
Martin juga mengakui sempat merasa kariernya berada di ujung. Namun kini, dia melihat masa depan dengan sudut pandang berbeda setelah kembali kompetitif.
“Saya sempat merasa karier saya hampir berakhir, tetapi sekarang saya merasa ini baru saja dimulai. Semoga kami bisa terus seperti ini,” pungkas Martin.