Michael menilai pencapaian di Piala Asia Futsal memiliki nilai strategis bagi citra olahraga nasional. Dia menyebut keberhasilan menembus final Asia menunjukkan futsal Indonesia mampu bersaing di level tertinggi kawasan.
Di sisi lain, Michael mengungkapkan para pemain juga menyampaikan harapan terkait apresiasi atas jerih payah mereka selama turnamen. Aspirasi tersebut disampaikan secara terbuka kepada federasi.
“Tentu ini juga menjadi pertanyaan dari para pemain ya, ada juga yang sudah sampaikan ke saya bahwa mereka berharap ada apresiasi, begitu. Tapi kalau bicara saya, saya juga jujur saja sebagai Ketua Umum kapasitas saya terbatas gitu,” ujarnya.
Michael berharap tata kelola FFI ke depan semakin profesional dan tidak bergantung pada kemampuan finansial individu yang menjabat sebagai ketua umum. Menurut dia, federasi perlu memiliki sistem pendanaan yang lebih kuat dan berkelanjutan.
“Harapan saya ke depan ini federasi memang dikelola secara profesional. Bukan hanya orang-orang yang mungkin punya modal besar jadi Ketua Umum gitu. Tapi kalau saya, ya keterbatasan saya, saya tidak sanggup memberikan bonus secara langsung. Tapi saya berharap dari swasta, dari sponsor-sponsor, dan tentunya perhatian dari pemerintah,” terang dia.