Israr mengungkap pelatih Hector Souto sudah menanamkan mental kuat kepada para pemain sejak awal, termasuk cara menyikapi kegagalan dalam adu penalti.
"Karena dari sebelumnya coach selalu bilang, karena penalti itu cukup kamu yaudah datang, bola tendang dan habis itu lupain. Coach bilang mau kamu lupain atau I kill you?" ujar Israr.
Terlepas dari kegagalan tersebut, Israr menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh suporter Timnas Futsal Indonesia yang terus memberikan dukungan tanpa henti.
"Terima kasih sudah suporter kami semua dari awal sampai sekarang. Mungkin hasilnya tidak sesuai dengan yang kami inginkan, tapi kami gak berhenti di sini," ujar dia.
Israr menegaskan Timnas Futsal Indonesia tetap menatap masa depan dengan optimisme dan komitmen untuk terus berkembang.
"Kami terus menjaga semua masa yang akan datang. Terima kasih sudah dukung kami semua. Kita semua berharap dengan dukung kita apapun kondisinya mau menang, kalah atau apapun itu, tetap dukung kami," pungkasnya.
Terlepas dari hasil final, pencapaian Timnas Futsal Indonesia ke partai puncak Piala Asia Futsal 2026 tercatat sebagai sejarah baru, menandai final pertama Skuad Garuda di ajang tersebut.
Bagi Iran, kemenangan ini menjadi gelar juara ke-14 Piala Asia Futsal sekaligus mempertegas dominasi mereka sebagai kekuatan utama futsal Asia.