Indonesia Tanpa Gelar di All England 2026, PBSI Ungkap Dua Catatan Penting

Andri Bagus Syaeful
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memetik pengalaman berharga dari All England 2026. (Foto: PBSI)

Dia menilai para pemain muda mampu bersaing di turnamen dengan level dan tekanan tinggi. Penampilan tersebut menjadi indikator proses regenerasi bulu tangkis Indonesia berjalan.

“Mereka mampu tampil kompetitif di turnamen dengan level dan tekanan tinggi seperti All England. Ini menjadi indikator proses regenerasi berjalan dan para pemain muda mulai mampu bersaing di level tertinggi,” ujar dia.


Raymond Indra/Joaquin Jadi Catatan Positif

PBSI juga memberi apresiasi kepada pasangan Raymond Indra/Joaquin. Ganda tersebut berhasil melangkah hingga babak semifinal All England 2026.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu catatan positif bagi tim Indonesia. Meski tidak berbuah gelar, hasil itu menunjukkan potensi besar dari pasangan muda tersebut.

“Apresiasi khusus kami berikan kepada Raymond Indra/Joaquin yang berhasil melangkah hingga babak semifinal. Catatan ini cukup membanggakan meskipun tidak berbuah gelar,” ucap Eng Hian.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Manuver PBSI, Muhammad Rian Ardianto Resmi Duet dengan Daniel Edgar Marvino

57 tahun lalu

Tim Junior Indonesia Uji Kekuatan jelang Kejuaraan Asia Buluangkis 2026

57 tahun lalu

Anthony Ginting dan Moh Zaki Ubaidillah Batal Tampil di Macau Open 2026

57 tahun lalu

Raymond/Joaquin Runner Up Indonesia Open 2026, Publik Istora Merana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal