Keberhasilan Abdul Hadi menjadi momen pembalasan setelah sebelumnya dia kalah tipis dari Le Van Cong pada ASEAN Para Games 2025. Kini, dia menunjukkan peningkatan signifikan di level internasional.
“Waktu ikut kejuaraan di Mesir saya gagal, jadi saya bayar sekarang. Walaupun di kejuaraan ini masih ada lawan yang belum hadir, tetapi sudah membuktikan saya sudah bisa melangkah sejauh ini. Ini sangat memotivasi saya untuk mengejar poin ke Paralympic, meningkatkan angkatan,” ujarnya.
Penampilan gemilang juga ditunjukkan Delima Yunia Susanti. Atlet berusia 16 tahun itu sukses menyumbangkan empat medali emas di kategori rookie kelas 79 kilogram putri.
Tidak hanya itu, Delima juga memecahkan rekor dunia rookie dengan angkatan 93 kilogram. Pencapaian tersebut menegaskan potensinya sebagai bintang masa depan Indonesia.
“Di lubuk hati, saya sangat takut berhadapan dengan para senior. Tetapi saya senang bisa bertanding di event sebesar ini, bergabung dengan lawan-lawan senior yang baik,” ujarnya.