Hendarsam juga menyoroti pentingnya efisiensi sistem keimigrasian agar tidak mengganggu agenda internasional.
Dia mengingatkan dampak buruk jika terjadi keterlambatan kedatangan kontingen atau artis sebelum acara dimulai.
“Coba bayangkan kalau H-1 masih ada kontingen yang belum bisa masuk, itu akan sangat buruk bagi citra Indonesia di mata dunia,” tegasnya.
Kebijakan fast track ini diharapkan memperkuat kepercayaan global terhadap Indonesia sebagai tuan rumah event internasional berskala besar.