“AFP akan memantau pemain dan memilih 15 hingga 100 pemain di setiap AFP, lalu kami akan mendatangi 38 AFP tersebut,” katanya.
Dia menegaskan komitmen kuat untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia dalam mencari pemain potensial. Tidak ada daerah yang akan diabaikan.
“Slogan saya adalah kita tidak ingin ada talenta yang tidak kita gunakan. Jadi kami berkomitmen penuh mencari bakat, bepergian ke mana pun di Indonesia, bahkan tempat kecil sekalipun,” ujarnya.
Ke depan, dia menargetkan terbentuknya liga usia muda agar proses pembinaan berjalan lebih terstruktur. Dengan sistem tersebut, pencarian bakat bisa berlangsung secara berkelanjutan.