Antonsen tapi tak mau disalip begitu saja. Dia unggul jauh 19-13 usai Naraoka gagal menyeberangkan shuttlecock.
Antonsen akhirnya memenangkan gim kedua dengan skor 21-16. Poin terakhir didapatkannya usai Naraoka gagal menyambar shuttlecock dengan sempurna. Pemenang pun ditentukan lewat rubber gim.
Pada awal rubber gim, saling merebut poin yang ketat diperlihatkan kedua pemain. Skor 3-3 usai Antonsen gagal mengembalikan shuttlecock.
Naraoka kemudian menjauh dengan unggul 9-5. Poin kesembilan diraihnya usai cermat memprediksi jatuhnya shuttlecock di areanya sendiri.
Naraoka yang unggul pada interval rubber gim dengan skor 11-8. Setelah jeda, dia merebut poin lagi usai Antonsen melesatkan shuttlecock jauh dari sasaran.