Kualitas permainan Fafage Banua benar-benar terlihat di babak pertama. Anak asuh Sayan Karmadi itu mampu membalikkan keadaan melalui tiga gol darı Diego Menezes, Al Fajri Zikri, dan Dimaria. Fafage Banua mengakhiri keunggulan di babak pertama dengan skor 3-1.
Di babak kedua, Pangsuma FC yang mencoba mengejar ketertinggalannya memutuskan keluar menyerang. Tapi permainan justru menjurus keras, dengan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh Pangsuma FC.
Bahkan Muhammad Fajriyan sampai harus menerima kartu kuning kedua alias kartu merah, usai melanggar dengan keras pemain Fafage Banua. Pelanggaran ini membuat tensi pertandingan sedikit meningkat, setelahnya beberapa kali pemain Pangsuma FC terpancing emosinya.
Hal ini yang dimanfaatkan oleh Fafage Banua, dengan bermain lebih taktis. Fafage Banua mencoba mengambil inisiatif serangan dengan tendangan jarak jauh memanfaatkan kelebihan pemain yang dimiliki. Beberapa kali peluang darı Evan Soumilena darı tendangan jarak jauh, nyaris mengancam gawang Pangsuma FC.
Tapi Pangsuma FC tidaklah tinggal diam. Mereka berusaha untuk terus mengejar ketertinggalan, tapi beberapa kali peluang yang dihasilkan oleh Dipo Arrahman, Johnathas Pereira Goncalves, dan Filipo Inzaghi, berhasil digagalkan oleh penjaga gawang Fafage Banua Muhammad Al Bagir.