Tak menyerah begitu saja, pasangan Negeri Gingseng memberikan perlawanan sengit pada Bakri sesudah itu. Mereka menambah variasi serangan dengan lebih bersabar mematikan lawan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 20-20.
Untungnya, Bagas/Fikri bermain dengan cermat pada poin-poin kritis. Alhasil, mereka menutup gim pertama dengan keunggulan 22-20.
Pada awal gim kedua, pertarungan seru kembali terjadi. Kedua pasangan sama-sama tampil menyerang dan saling kejar mengejar poin hingga skor terus imbang sampai angka 7-7.
Setelah itu, baik Bagas/Fikri maupun Jin/Seung terus menampilkan permainan atraktif dengan kombinasi smash dan drive cepat yang mereka lancarkan. Namun, sang juara All England 2022 berhasil unggul 11-10 pada interval gim kedua.
Usai jeda, permainan terus berjalan imbang. Akan tetapi, saat skor sama kuat 15-15, Bagas/Fikri bisa mendapat empat poin beruntun untuk memperlebar jarak menjadi 19-15.
Tak mau kalah, Jin/Seung masih memberi perlawanan di poin-poin kritis dan berhasil mendekat dengan skor 18-20. Sayangnya, perjuangan mereka berakhir sia-sia setelah Bagas/Fikri memperoleh poin kemenangan yang mengakhiri gim kedua dengan keunggulan 21-18.