Hary Tanoesoedibjo Minta Menpora Turun Tangan, Rumah Biliar Harus Kantongi Rekomendasi POBSI!

Niko Prayoga
Ketua Umum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo (kedua kiri), berbicara dalam konferensi pers Predator - PBC Indonesian International Open 2026 di MNC Conference Hall iNews Tower, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Foto: iNews/Niko Prayoga)

Hary melihat fenomena persaingan tarif yang semakin ketat mulai muncul di berbagai daerah. Banyak pengusaha rumah biliar berlomba-lomba menurunkan harga demi menarik pelanggan.


Hary Tanoesoedibjo Soroti Perang Tarif Rumah Biliar

Menurut Hary Tanoesoedibjo, perang tarif berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kualitas pelayanan. Ketika harga terus ditekan, pengelola rumah biliar berisiko mengurangi kualitas fasilitas maupun layanan demi menekan biaya operasional.

"Supaya kita mampu memberikan standarisasi, kalau regulasinya harus begini, begini, begini. Soalnya kalau tidak, sekarang ini banting-bantingan tarif. Dan kalau sudah banting tarif, ya service quality-nya akan turun," ujarnya.

Hary Tanoesoedibjo mengaku telah menerima banyak keluhan dari para pemilik rumah biliar. Sejumlah pengusaha menyampaikan aktivitas usaha mereka mulai melambat setelah sebelumnya menikmati pertumbuhan yang sangat pesat.

Padahal dalam beberapa tahun terakhir, olahraga biliar mengalami lonjakan popularitas yang signifikan di Indonesia. Kehadiran banyak rumah biliar baru menjadi salah satu indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga tersebut.

Kondisi itu membuat Hary Tanoesoedibjo khawatir momentum positif yang telah dibangun selama ini bisa terganggu jika tidak ada langkah konkret untuk menjaga kualitas industri. Dia berharap regulasi yang melibatkan rekomendasi PB POBSI dapat menjadi solusi agar perkembangan biliar nasional tetap berada di jalur yang sehat.

"Akhirnya saya dapat komplain dari banyak rumah biliar, sekarang mulai landai. Padahal waktu itu berkembangnya sangat luar biasa dan sangat positif. Saya khawatir kalau ini berjalan terlalu lama, nanti biliar bisa kurang seperti yang sudah kita lakukan selama ini," pungkasnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Erick Thohir Senang Timnas Indonesia Bantai Oman, tapi…

57 tahun lalu

PSSI Pecahkan Rekor MURI, 3.000 Pelatih Baru Siap Bangun Sepak Bola dan Futsal Indonesia

57 tahun lalu

Erick Thohir Sambut Baik Predator - PBC Indonesian International Open 2026

57 tahun lalu

Predator - PBC Indonesian International Open 2026 Jadi Ajang Pembelajaran Atlet Biliar Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal