Gregoria Mariska Pakai Kacamata Hitam saat Ikut Turnamen, Untuk Apa?

Bagas Abdiel Kharis Theo
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung tengah mempertimbangkan solusi tak biasa untuk mengatasi masalah vertigo (Foto: PBSI)

Kacamata Hitam: Bukan Gaya, Tapi Strategi!

Imam menegaskan bahwa kacamata hitam hanya akan dikenakan saat memasuki lapangan, bukan saat pertandingan berlangsung.

Penggunaan alat bantu visual ini dilakukan semata-mata untuk meminimalkan gangguan akibat efek pencahayaan berlebihan di pembukaan laga.

"Jalan keluarnya itu, mungkin bisa minta ke referee dan tergantung turnamennya (ada lampu sorot), tapi kebanyakan ada lampu," katanya.

"Ini pas masuknya bukan pas main. Tapi demi ini izin dulu ke BWF karena pas main dicopot. Solusinya itu saja," tegas Imam.
 
Langkah Preventif Menuju Puncak Prestasi

Penggunaan kacamata hitam mungkin terdengar tak lazim di dunia bulu tangkis, namun ini bisa menjadi langkah inovatif demi menjaga kondisi Gregoria tetap prima di tengah persaingan global.

Apalagi, turnamen besar dunia sering mengusung pembukaan yang megah dan penuh efek cahaya, yang berisiko memicu kambuhnya vertigo.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
Buletin
6 bulan lalu

PSSI Geram! Desak Royalti Lagu Nasional di Laga Timnas Indonesia Segera Dihapus

All Sport
5 jam lalu

Revolusi BWF Dimulai, Turnamen Super 1000 Kini 11 Hari dan Pakai Fase Grup

All Sport
1 hari lalu

BWF Resmi Rombak Total Tur Dunia 2027–2030, Pemain Hadapi Jadwal Paling Padat

All Sport
2 hari lalu

PBSI Sengaja Tak Turunkan Full Team di BATC 2026, Ini Dampaknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal