Gregoria dan Putri KW Dapat Tugas Berat di BWF World Championships 2025

Bagas Abdiel Kharis Theo
Harapan besar kembali dipasang oleh Imam Tohari, pelatih kepala sektor tunggal putri Indonesia, jelang bergulirnya BWF World Championships 2025 di Paris. (Foto: IMG/Bagas Abdiel)

Menantikan Akhir dari Penantian Panjang

Terakhir kali sektor tunggal putri Indonesia menyumbangkan medali di ajang ini terjadi pada 2015, saat Lindaweni Fanetri meraih medali perunggu. Sedangkan medali emas terakhir di sektor ini diraih oleh legenda bulu tangkis, Susy Susanti, pada 1993.

"Pasti anak-anak juga ingin karena sudah berapa puluh tahun kalau lihat sejarahnya," ujar Imam menambahkan.

Kini, dengan performa dan kepercayaan diri yang sedang meningkat, peluang untuk mengakhiri penantian panjang itu terbuka lebar.

Hasil Undian: Tantangan di Babak Awal

Berdasarkan undian resmi turnamen, Gregoria akan membuka langkahnya menghadapi Petra Maixnerova dari Republik Ceko, sementara Putri akan meladeni Happy Lo Sin Yan dari Hong Kong di babak pertama.

Kedua wakil Indonesia harus memanfaatkan momentum awal ini sebagai batu loncatan untuk melaju sejauh mungkin, bahkan hingga mencapai mimpi sang pelatih: podium tertinggi.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gregoria Mariska Pakai Kacamata Hitam saat Ikut Turnamen, Untuk Apa?

57 tahun lalu

Daftar Lengkap 12 Wakil Indonesia di BWF World Championships 2026, Alwi Farhan dan Jojo Siap Tempur

57 tahun lalu

Putri KW Gagal ke Semifinal Indonesia Open 2026, Chen Yu Fei Jadi Penghalang

57 tahun lalu

Hasil Singapore Open 2026: Putri KW Tumbang Dua Gim dari Sindhu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal