Gagal Juara di Tur Eropa 2026, PBSI Ungkap Masalah Utama Atlet Indonesia

Cikal Bintang
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan. (Foto: PBSI)

“Di semifinal, penampilan Alwi sangat baik, terutama saat mengalahkan Li Shifeng yang secara level permainan sudah berada di atas. Tapi di final, performanya tidak sebaik saat semifinal,” terang Indra.

Dia menyebut faktor pemulihan fisik menjadi salah satu penyebab penurunan performa. Jadwal padat membuat kondisi atlet perlu perhatian serius.

“Dengan jadwal yang cukup padat, recovery menjadi sangat penting. Ini yang harus menjadi perhatian ke depan agar performa bisa tetap stabil,” tambah Indra.

Indra juga menegaskan masih ada aspek yang perlu ditingkatkan, mulai dari fisik, kontrol emosi, hingga penguasaan permainan.

“Masih ada yang harus ditingkatkan, terutama dari sisi fisik, pengontrolan emosi di lapangan, dan penguasaan permainan saat menghadapi berbagai tipe lawan,” ujarnya.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Manuver PBSI, Muhammad Rian Ardianto Resmi Duet dengan Daniel Edgar Marvino

57 tahun lalu

Alwi Farhan Dapat Julukan King Crab dari Penggemar China, Reaksinya Mengejutkan!

57 tahun lalu

Target Tinggi Pelatih: Alwi Farhan Harus Lolos BWF World Tour Finals 2026

57 tahun lalu

Tim Junior Indonesia Uji Kekuatan jelang Kejuaraan Asia Buluangkis 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal