Ducati Turunkan 8 Rider, Bos Aprilia Minta MotoGP Batasi Motor Tiap Pabrikan

Fitradian Dimas Kurniawan
Pembalap Aprilia, Aleix Espargaro saat memacu motornya dalam balapan MotoGP Catalunya 2022 di Sirkuit Barcelona, Spanyol, Minggu (5/6/2022). (Foto: REUTERS)

NOALE, iNews.id – CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, ingin jumlah motor tiap pabrikan di MotoGP dibatasi. Apalagi jika melihat Ducati yang memiliki delapan motor pada MotoGP 2023.

Ducati sukses mendapatkan hasil bagus di MotoGP 2022 dengan menurunkan delapan pembalap. Mereka pun akan kembali menggunakan formasi yang sama untuk musim ini.

Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini mewakili Ducati Lenovo. Mereka juga punya empat tim satelit, yakni Gresini Ducati (Alex Marquez dan Fabio di Giannantonio), Pramac Racing (Jorge Martin dan Johann Zarco), dan VR46 (Luca Marini dan Marco Bezzecchi).

Dari uji coba pramusim saja, terlihat jika Ducati begitui perkasa. Mereka dapat memaksimalkan tim satelit untuk memperoleh lebih banyak data untuk mengembangkan motor.

Melihat keadaan itu, Rivola merasa kesal. Dia merasa tidak seharusnya MotoGp didominasi oleh satu pabrikan saja dan memonopoli persaingan, selayaknya balap satu merek.

Editor : Dimas Wahyu Indrajaya
Artikel Terkait
24 hari lalu

Gabung Aprilia 2027, Francesco Bagnaia Pantang Setengah Hati Bela Ducati di MotoGP 2026

25 hari lalu

Resmi! Francesco Bagnaia Gabung Aprilia, Rivola Bicara Era Baru MotoGP Italia

3 bulan lalu

Ducati Ungkap Alasan Marc Marquez Seret di Awal MotoGP 2026, Sinyal Bangkit di Eropa Menguat

4 bulan lalu

Jorge Martin Akhirnya Podium Setelah 504 Hari di MotoGP Brasil 2026, Marc Marquez Ikut Terharu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal