Oleh karena itu, Quartararo memberi peringatan pada tim pabrikan Iwata tersebut. Dia berharap Yamaha segera membuat peningkatan pada motornya meski finis ketiga di COTA.
Quartararo merasa Yamaha tahu apa yang menjadi kekurangan kuda besinya. Meski begitu, sampai saat ini belum ada perubahan sedikitpun setelah tiga seri pertama MotoGP 2023 bergulir.
“Saya harap kami akan segera membuat kemajuan. Kami tahu masalah kami adalah performa mesin dan akselerasi serta wheelie,” kata Quartararo dilansir dari Speedweek, Senin (17/4/2023).
“Kami memiliki banyak masalah di trek ini. kami mengalami wheelies parah di beberapa tikungan. Kami harus menjadi lebih baik dalam hal itu. Semua ini sulit diterima. Sulit untuk tetap tenang dalam situasi ini ketika Anda tiba-tiba melihat pesawat luar angkasa di samping Anda,” ujarnya.
Kendati demikian, Quartararo menyebut kesuksesannya di COTA memberi banyak motivasi. Dia ingin tampil lebih baik dalam balapan selanjutnya, di MotoGP Spanyol dan Prancis 2023.
“Keberhasilan ini akan memberi kami dorongan. Kami tersandung, tetapi setelah hasil apik ini kami setidaknya akan memiliki sedikit kepuasan dalam tim,” jelas pembalap yang akan berusia 24 tahun pada 20 April mendatang itu.
Dengan hasil itu, El Diablo duduk di peringkat tujuh klasemen sementara MotoGP 2023 dengan koleksi 34 poin. Dia terpaut empat angka dari Marini yang ada di depannya dan 30 poin dari Marco Bezzecchi, yang duduk di puncak klasemen.