Dampak persoalan ini turut dirasakan pelatih kickboxing Indonesia, Sadarmawati Icen Simbolon. ID card dan paspor Icen sempat terancam ditarik sebagai bentuk tekanan tambahan.
Rosi menyebut identitas Icen baru akan dikembalikan jika dia bersedia menandatangani surat pernyataan dan mengikuti proses deportasi dari Bangkok.
“Iya akan dikembalikan jika saya mengikuti deportasinya dari Presiden WAKO Konfederasi Asia. Saya tersandera. Kalau enggak balik ke Jakarta maka Icen tidak bisa lagi mendampingi atlet,” ujar Rosi.
Insiden ini menjadi sorotan serius di tengah perjuangan atlet kickboxing Indonesia di SEA Games 2025. Tekanan terhadap ofisial dinilai berdampak langsung pada kondisi tim di arena pertandingan.